laser

Focal Lens dan titik Focus

Pada saat berurusan dengan lensa, kita pasti dihadapkan pada jarak fokus, apa pengaruhnya?

Penjelasan berikut mungkin bisa memberikan sedikit gambaran buat anda, mengapa diciptakan berbagai lensa dengan fokus yang berbeda, tentunya dengan semua kelebihan dan kekurangannya. Singkat kata, pemilihan lensa harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Laser Beam dikenakan pada berbagai ukuran lensa

Gambar di atas menunjukkan beam-path dari sinar, dalam hal ini laser, yang dikenakan pada lensa dan hasil ter-fokusnya. Perhatikan sisi-sisi persilangannya, semakin besar focal-length dari lensa, semakin curam pula persilangannya, sesuai dengan hukum fisika.

Jika hal ini di terapkan pada material yang hendak dipotong sbb :

Cutting the material

Hasil cutting tidaklah lurus, ingat, kita berurusan dengan sinar, bukan pisau ! Hasilnya jika di amati akan seperti berikut :

Angle comparison

Lensa dengan focal length lebih besar memberikan sisi hasil cutting yang mendekati tegak lurus. Tidak akan pernah menjadi tegak lurus sempurna, kecuali anda mau meluangkan waktu untuk mengikis kelebihannya.

Ada sebuah cara untuk membuatnya lebih “terlihat” tegak lurus, yaitu dengan menggeser titik fokus ke tengah dari tebal bahan yang di potong :

Tips cutting thick material

Ada satu hal lagi yang perlu kita ketahui, semakin besar focal-length suatu lensa, maka spot point juga akan semakin besar pula.

Spot point

Dengan demikian, kita perlu menyesuaikan lensa mana yang sebaiknya dipakai untuk tujuan tertentu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s